Sabtu, 16 Agustus 2008

SEKILAS INFO BUAT TEMEN2X PEGAWAI DITJEN. PERBENDAHARAAN

Kita semua tahu bahwa dana pemerintah selama ini disimpan di Bank Indonesia.Tapi kita tidak pernah tahu apakah dana tersebut mendapat bunga ato tidak?

Tgl 30 mei 2008 seperti yang saya kutip dari surat kabar Kompas bahwa Gubernur BI (Boediono) akan membahas dengan Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) mengenai besaran bunga yang akan diberikan kepada dana pemerintah yang disimpan di BI.

Ternyata dana pemerintah yang disimpan di BI cukup besar dimana jika diberikan bunga berbasiskan suku bunga sertifikat BI akan dapat menambah penerimaaan negara kita.

Waduh berarti cukup lumayan juga..

Menurut Boediono besaran bunga yang diberikan nanti akan mempertimbangkan kredibiltasneraca BI. Ini perlu agar pembayaran bunga tersebut tidak memberatkan neraca BI.

Jika neraca BI dibebani pembayaran bunga terlalu besar, kredibiltas BI sebagai otoritas moneter bisa dipertanyakan pelaku pasar modal dan sektor riil.

Sebaliknya, di sisi pemerintah, bunga itu sangat penting dalam menambah penghasilan negara.oleh sebab itu, permintaan yang disampaikan pemerintah cukup beralasan.

Menteri Keuangan telah mengupayakan agar dana pemerintah yang disimpan di BI bisa menjadi salah satu sumber penerimaan negara. Jumlah dana yang disimpan dalam Rekening Bendahara Umum Negara (BUN) terus berubah setiap harinya.

Adapun dana yang disimpan di rekening penempatan merupakan dana yang biasa disimpan oleh Bendahara Proyek di semua Kementerian dan Lembaga Non Departemen.

Setiap Bendahara rata-rata menyimpan Rp. 100 Juta sehari. Jika rata-rata Bendahara menyimpan Rp. 100 Juta dan jumlah Bendahara 21.000 orang, total dana yang disimpan di rekening penempatan Rp. 2,1 Triliun per hari. Dana ini akan mendapatkan bunga yang berbasiskan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (BI) tiga bulan.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Depkeu mengatakan, pemerintah pada dasarnya ingin bunganya tinggi. Sementara BI ingin agar bunganya minimal karena bisa mempengaruhi surplus dalam neraca mereka. Ini yang belum tuntas hingga sekarang.

Hidup Departemen Keuangan!!!

DATA KAS PEMERINTAH

*Per 31 Desember 2007 dan 2006

(dalam rupiah)

Uraian

31 Desember 2007

31 Desmeber 2006

Rekening Kas BUN di BI*

18.170.046.148.742

954.310.836.789

Rekening Kas di KPPN

5.492.896.654.079

20.594.618.632.501

Rekening Pemerintah Lainnya di BI

3.248.408.392.480

12.331.109.271.481

Kas di Bendahara Pengeluaran

1.245.221.273.097

1.457.362.551.679

Kas di Bendahara Penerimaan

878.054.836.115

429.489.122.788

Kas di BLU

444.767.605.022

-

Kas di Trust Fund

0

2.425.944.284.122

Jumlah Kas dan Bank

29.479.394.909.535

38.192.834.699.360

* Uang yang mendapatkan bunga adalah uang yang disimpan di Rekening Kas BUN dan di BI.

Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2007 (hasil audit)

Tidak ada komentar: